Manfaat Oncom Bagi Kesehatan Tubuh


Oncom merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang berasal dari provinsi Jawa Barat. Makanan ini dihasilkan dalam proses fermentasi kapang, meskipun proses pembuatannya sama seperti tempe namun jenis makanan ini hanya dapat diolah menjadi makanan setelah kapang menghasilkan spora.

Selain enak untuk dikonsumsi setelah diolah menjadi berbagai jenis makanan seperti tumis, sambal dan lain sebagainya. Ternyata oncom dapat dijadikan sebagai salah satu sumber alternatif asupan gizi yang baik untuk tubuh. Proses fermentasi yang digunakan dalam pembuatannya dapat mengurangi struktur kimia dari bahan-bahan pembuatannya menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga akan lebih mudah dicerna dan dimanfaatkan oleh tubuh.

manfaat oncom
Di dalam makanan ini juga terdapat kandungan gizi seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, protein, kalsium, energi, lemak, fosfor, lemak, karbohidrat, dan zat besi sehingga berguna bagi kesehatan tubuh.

1.    Mencegah Perut Kembung

Selama proses fermentasinya, kapang menghasilkan enzim alpha-galaktosidase yang mengiraikan rafinoda dan stakhiosa pada level yang lebih rendah. Proses tersebut tidak akan menimbulkan terjadinya gas dalam perut sehingga dapat mencegah perut kembung.

2.    Menekan Produksi Racun Aflatoksin

Racun aflatoksin merupakan racun yang dikenal dapat memicu pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh. Penggunaan kapang sporasitophila dan kapang rhizopus oligosporus pada proses pembuatan oncom mampu menekan produksi racun aflatoksin.

3.    Sumber Gizi dan Energi bagi Tubuh

Oncom mempunyai kandungan gizi seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif sumber asupan gizi tinggi dan sumber energi bagi tubuh.

4.    Menjaga Sistem Pencernaan

Makanan ini juga berguna untuk menjaga sistem pencernaan karena rafinosa dan stakhiosa berperan untuk menjaga sistem pencernaan.

5.    Mengurangi Kadar Kolesterol

Kandungan serat makanan di dalamnya dapat merangsang produksi rantai pendek asam lemak oleh mikroflora usus sehingga berpengaruh pada pengurangan kadar kolesterol di dalam tubuh.

Meskipun aman dan sehat untuk dikonsumsi, ada hal yang perlu diingat bahwa oncom segar hanya mampu bertahan sekitar 1-2 hari saja pada suhu ruangan. Lebih dari itu oncom akan mengalami kerusakan oleh terdegradasinya protein oleh enzim proteolitik sehingga terbentuk ammonia yang membuatnya tidak layak untuk dikonsumsi. (Baca Juga: Berapa Banyak Kalori dalam Kerupuk?)
Advertisement

Artikel Lainnya :-D