Cara Mengatasi Penyakit Anemia Pada Ibu Hamil

Ketika hamil terutama pada trimester pertama sel darah merah yang terdapat di dalam tubuh hamil diprioritaskan untuk proses pembentukan janin sehingga dapat membuat ibu hamil rentan terkena anemia. Anemia atau kurang darah dapat dicegah dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan zat besi.
 
Cara mengatasi penyakit anemia pada ibu hamil
Image Source: pixabay.com
Biasanya penyakit ini sering ditandai oleh beberapa gejala seperti wajah pusat, nafsu makan menurun, pusing, mudah mengantuk, mudah lelah, dan detak jantung menjadi lebih cepat dari biasanya. Apabila dilihat dari penyebabnya, ada beberapa jenis anemia yang wajib untuk diketahui.

1.    Kekurangan Zat Besi

Penyakit anemia jenis ini disebabkan karena ibu hamil kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Kasus penyakit ini lebih sering ditemukan pada trimester pertama sampai ketiga kehamilan.

2.    Anemia Hemolitik

Penyakit anemia hemolitik sangat jarang dijumpai pada wanita Indonesia. Penyakit anemia jenis ini disebabkan oleh pemghancuran sel darah merah lebih cepat dibandingkan dengan proses pembuatannya sehingga penderitanya perlu melakukan transfusi darah supaya janin tidak kekurangan oksigen.

3.    Anemia Hipoplastik

Anemia jenis ini terjadi karena sinar roten, obat-obatan dan racun yang membuat sumsum tulang tidak dapat membuat sel-sel baru. Untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan melakukan transfusi darah berkali-kali.

Setelah mengetahui jenis-jenis penyakit anemia berdasarkan penyebabnya, berikut ini juga akan dijelaskan mengenai cara mengatasi anemia pada ibu hamil.

1.    Mengkonsumsi Sayuran

Sejak jaman dahulu sayuran memang sudah dikenal sebagai makanan yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Jenis sayuran yang dapat mengatasi anemia adalah sayuran yang kaya akan kandungan zat besi, yaitu bayam dan brokoli. Selain mengandung banyak zat besi, kedua sayuran tersebut juga kaya akan kandungan asam folat yang bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan otak calon buah hati.

2.    Mengkonsumsi Sari Kurma

Selain mempunyai rasa yang nikmat untuk dikonsumsi, sari kurma juga bermanfaat untuk mengatasi anemia. Kandungan zat besi di dalamnya dapat meningkatkan hemoglobin di dalam darah dan berguna pula untuk menjaga kesehatan janin.

3.    Mengkonsumsi Pisang

Pisang merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan potassium tinggi sehingga mampu menjaga kesehatan jantung. Selain itu, kandungan di dalam pisang juga terdapat kalsium dan asam folat yang berfungsi untuk menurunkan resiko bayi  lahir cacat, membantu proses pembentukan tulang dan gigi serta dapat merangsang kecerdasan otak.

Mencegah lebih baik dari pada mengatasi penyakit, oleh karena itu lengkapilah kebutuhan nutrisi pada masa kehamilan dan kebiasaan sehat lainnya. (Baca juga: Cara Alami Mengatasi Perut Kembung pada Ibu Hamil)
Advertisement

Artikel Lainnya :-D