Manfaat Daun Gedi untuk Kesehatan

Manfaat Daun Gedi

Daun gedi ialah daun yang mempunyai nama latin Abelmoschus Manihot. Daun ini juga menjadi sayuran khas dari daerah Sulawesi Utara. Disana, sayuran yang terkenal enaknya adalah sayor yondok alias sayuran dari daun gedi ini. Biasanya daun ini dijadikan masakan dengan aneka resep. Namun identik dimasak dengan santan dtambah rebung, ubi talas, dan ikan asin  atau ikan cikalang fufu.

Ciri-Ciri Daun Gedi

Struktur atau bentuk daun gedi adalah menjari dan berlekuk-lekuk, hampir seperti daun pepaya tapi lebih lembut. Warnanya hijau segar dan diandalkan sebagai campuran sayuran. Tidak hanya digunakan sebagai sayuran di Indonesia, tapi juga di beberapa negara Asia yang lain.  Daun gedi tumbuh pada tanaman yang tingginya mencapai 2 meter. Daunnya memiliki lima ruas menjari dan ujung daunnya meruncing. Tumbuhannya bisa tumbuh di dalam pot ataupun di pekarangan, karena di Sulawesi utara tanaman ini sering ditanam di pekarangan.

Khasiat & Manfaat Daun Gedi
Gambar : Daun Gedi

Manfaat Daun Gedi bagi Kesehatan


Tak hanya berguna sebagai sayuran khas, daun ini juga menyimpan berbagai khasiat bagi kesehatan. Selain menjaga kesehatan, juga bisa membantu mengatasi berbagai masalah penyakit. Inilah beberapa khasiat daun gedi untuk kesehatan :

Mencegah Pengeroposan Tulang (Osteoporosis)


Osteoporosis - Pengeroposan Tulang
Gambar : Osteoporosis
Gangguan pada tulang seperti osteoporosis umumnya dialami oleh wanita yang menginjak masa menopause. Karena saat masa menopause kadar hormon estrogen akan menurun. Biasanya dokter menyarankan untuk terapi suli hormon yang bertujuan untuk mengganti hormon alamiah yang berkurang. Akan tetapi menggunakan bahan alami adalah solusi yang cukup tepat. Penelitian menunjukkan bahwa daun gedi bisa membantu mencegah osteoporosis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan tikus betina yang telah di angkat indung telurnya. Kemudian tikus tersebut diberi makan daun gedi dengan berbagai macam dosis dalam waktu tertentu. Hasilnya, ternyata tulang tikus menjadi lebih padat. Ini bisa disimpulkan bahwa pengeroposan pada tulang masih bisa dicegah atau dikendalikan. Kemudian, peningkatan kepadatan tulang sebanding dengan peningkatan pemberian dosis daun gedi.


Gambar : Diabetes

Mengatasi Kejang, Diabetes, Depresi dan Penyakit Ginjal


Daun gedi mengandung senyawa flavonoid. Penelitian pun dilakukan, ternyata ekstrak bahan ini mampu mencegah kematian tikus percobaan yang mengalami kejang. Dengan adanya hasil penelitian tersebut, membuat ekstrak bunga gedi juga bisa digunakan untuk membantu mengatasi masalah kejang karena epilepsi, obat anti depresi serta membantu menjaga fungsi saraf otak.



Menurunkan Resiko Penyakit Jantung


Serangan Jantung
Gambar : Serangan Jantung
Di dalam daun gedi mengandung senyawa flavonoid. Salah satu khasiat dari senyawa flavonoid adalah bisa membantu menurunkan resiko penyakit kardiovaskular seperti halnya penyakit jantung. Bagi orang yang mengalami masalah penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi bisa mengonsumsi daun ini sebagai menu sayuran hariannya. Itu karena daun gedi juga memiliki kandungan serat yang bisa mengikat kolesterol dan lemak agar dikeluarkan dari tubuh. Beberapa orang juga berpendapat bahwa dengan mengonsumsi daun ini, akan bisa menurunkan resiko tekanan darah tinggi (hipertensi) dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.




Mengobati Maag


Buah gedi memiliki kandungan yang bisa melindungi lapisan pada dinding lambung. Hal itu akan membantu mengurangi resiko terjadinya iritasi akibat bakteri maupun makanan yang mempunyai efek buruk pada lambung. Jika Anda termasuk penderita maag, Anda bisa mengkonsumsi daun gedi ini sebagai menu sayuran sekaligus obat alami.



Demikianlah informasi mengenai khasiat & manfaat daun gedi  bagi kesehatan. Semoga dengan adanya informasi tersebut bisa membuat kita lebih bertambah pengetahuan, selain itu bisa memetik pelajaran berharga. Apa pelajaran berharga itu ? Bahwa ternyata ada banyak manfaat dari setiap bahan alami di sekitar kita. Kita bisa memanfaatkannya mulai dari sekarang dan mengurang bahan-bahan kimia yang dikonsumsi.

Advertisement

Artikel Lainnya :-D