-->

Bahaya Air Minum Isi Ulang Galon

bahaya air isi ulangSalah satu kebutuhan manusia yang wajib dipenuhi manusia adalah air. Penggunaan dan mengkonsumsi air tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan makhluk hidup, khususnya bagi manusia. Pasalnya tubuh manusia selalu memerlukan air untuk menjalankan semua organ di dalam tubuh.

Pada jaman dahulu, orang-orang masih bisa mengkonsumsi air secara langsung. Kondisi tersebut sangat berbeda dengan jaman sekarang, karena banyak sumber air yang tercemar apabila dikonsumsi secara langsung akan berakibat buruk bagi kesehatan tubuh.

Dalam buku Ilmu Kesehatan Masyarakat, menurut S Notoatmotdjo mengatakan bahwa 55% hingga 60% berat badan orang dewasa terdiri dari kandungan air. Pada usia anak-anak hingga remaja terdapat sekitar 65% air, sedangkan pada balita terdapat 80% kandungan air. Air mempunyai banyak fungsi bagi kesehatan manusia yaitu, untuk mengatur aktivitas kimia di dalam  tubuh, mengatur suhu tubuh, serta membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh. 

Bukan hal baru lagi, bahwa Negara Indonesia merupakan salah satu Negara yang masih mempunyai banyak kasus kesulitan air, khususnya pada bagian Indonesia Timur. Air bersih tidak hanya dibutuhkan untuk dikonsumsi, tetapi juga dibutuhkan sebagai kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan memasak.

Air sebagai kebutuhan minum juga harus lolos uji standar air minum. Karena banyaknya perusahaan air minum yang berkembang di masyarakat, mengharuskan pemerintah untuk menerapkan standar air minum. Perusahaan air minum tersebut menawarkan air minum dalam bentuk kemasan yang lebih bersih dan higienis serta telah mendapatkan ijin karena memenuhi syarat standar air minum. Di samping itu, ada pula usaha kecil yang menawarkan hal serupa dengan cara menjual air isi ulang.

Air isi ulang menjadi pilihan masyarakat Indonesia karena harganya yang murah. Faktanya, tidak semua air isi ulang bersih dan layak untuk diminum. Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Departemen Kesehatan dan Institut Pertanian Bogor (IPB), telah mempublikasikan bahwa dari hasil penelitian yang mereka lakukan melalui sampel-sampel acak depot air isi ulang dari tempat yang berbeda membuktikan bahwa air isi ulang tercemar oleh bakteri califrom, e-coli, dan ada pula yang sudah tercemar oleh kandungan logam berat seperti kadmium. 

Kandungan bakteri yang terdapat di dalam air isi ulang tersebut akan berdampak pada penyakit diare, mutahber, hingga dapat menyebabkan terjadinya infeksi di dalam usus. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk merebus air isi ulang sebelum mengkonsumsinya. (Baca Juga: Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari Setelah Bangun Tidur )

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel