Kandungan dan Manfaat Tumbuhan Jelatang untuk Kesehatan

Jelatang merupakan tumbuhan yang digolongkan dalam keluarga rerumputan. Meskipun keberadaan tumbuhan ini tidak dianggap menarik oleh kebanyakan orang karena bentuknya dan dapat menyebabkan rasa panas, gatal, serta bentol-bentol apabila disentuh karena terdapat perlindungan bulu-bulu kecil yang akan melepaskan bahan kimia penyengat ketika disentuh.

Manfaat tumbuhan jelatang

Pertumbuhan jelatang akan semakin baik apabila tumbuh pada tanah yang kaya akan kandungan nitrogen. Bunga tanaman ini akan mekar pada bulan Juni dan September, dengan bunga berwarna merah mudah atau kuning. Daunnya mempunyai bentuk yang menyerupai hati, yang meruncing pada bagian ujung dan bergerigi halus.

Tanaman ini mempunyai berbagai macam jenis yang dibedakan berdasarkan bentuk daun dan efek gatal yang ditimbulkan seperti jelatang ayam, jelatang kambing dan jelatang kerbau. Jelatang ayam mempunyai lebar daun sekitar 5 cm, sementara jelatang kambing mempunyai daun yang lebih besar dan dapat memberikan efek gatal lebih. Sedangkan jelatang kerbau mempunyai lebar daun sekitar 30 cm dan dapat memberikan efek perih dan gatal yang dapat dirasakan hingga seminggu.

Meskipun dapat memberikan rasa gatal saat disentuh, namun pada bulu jelatang terdapat kandungan asam format dan histamine yang berguna untuk mengatasi proses inflamasi yang terjadi pada eksim dan rematik. Selain itu, tumbuhan ini juga mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti kalsium, fosfor, magnesium, vitamin A dan vitamin C. 

Adapun manfaatnya untuk pengobatan tradisional adalah dapat mengatasi anemia, nyeri otot, gout, infeksi saluran kencing, gigitan serangga, arthritis, dan tendonitis. (Baca juga: Manfaat Daun Cocor Bebek untuk Pengobatan Tradisional)
Advertisement

Artikel Lainnya :-D