Cara Menjaga Kesegaran Makanan di Dalam Kulkas

Hadirnya kulkas atau lemari pendingin memang dapat memberikan banyak kemudahan bagi para ibu rumah tangga karena dapat membuat makanan menjadi lebih awet sehingga dapat membeli banyak persediaan bahan makanan untuk disimpan. Namun, jika tidak disimpan dengan cara yang benar makanan yang tersimpan di dalamnya menjadi lebih cepat membusuk dan rusak, yang tentunya akan mempengaruhi kandungan sejumlah nutrisi di dalamnya. Agar makanan yang tersimpan di dalam kulkas tetap bisa tahan lama dan terjaga kesegarannya, ada beberapa cara yang mudah untuk mewujudkannya.

Cara menjaga kesegaran makanan di dalam kulkas

1.    Rutin membersihkan kulkas

Agar terhindar dari pertumbuhan bakteri pada kulkas, bersihkan kulkas minimal seminggu sekali, jangan tunggu sampai kulkas benar-benar kotor dan bau. Kondisi kulkas yang kotor dan bau akan mempercepat terjadinya proses pembusukkan bahan makanan yang masih segar. Sebelum bakteri bertumbuh lebih banyak, buanglah makanan yang sudah membusuk agar tidak menyakiti makanan lain yang masih segar.

2.    Gunakan bahan alami penghilang bau

Meletakkan bahan alami penghalang bau merupakan salah satu cara mudah untuk mencegah munculnya bau pada kulkas. Manfaatkan bahan makanan seperti kentang dan kopi untuk menyerap bau busuk dari makanan yang disimpan di dalam kulkas.

3.    Simpan telur dengan benar

Tata cara penyimpanan yang salah akan mempercepat proses pembusukkan pada telur. Kebanyakan orang menyimpan telur dengan ujung bawah berada di bawah, padahal hal tersebut merupakan kesalahan besar. Simpanlah telur dengan ujung berukuran kecil berada di bawah, hal ini bertujuan untuk memastikan apakah kantung udara berada di atas tidak tertekan oleh berat telur.

4.    Pisahkan buah yang cepat busuk

Tomat, apel, jeruk dan pisang merupakan buah-buahan yang cepat membusuk dan dapat mengkontaminasi makanan lainnya karena buah tersebut dapat mengeluarkan gas etilen yang dapat mempercepat proses pembusukkan. Sebaiknya simpanlah buah dan sayuran lainnya pada plastik yang terpisah atau wadah yang tertutup rapat.

5.    Simpan sayuran hijau dalam wadah kedap udara

Masukan sayur-sayuran hijau yang telah dicuci bersih ke dalam wadah yang kedap udara untuk memperlambat proses pembusukkan. Perhatikan pula keamanan wadah yang digunakan, pastikan untuk menggunakan wadah yang terbuat dari bahan yang aman untuk menyimpan makanan.

6.     Bungkus daging dan ikan

Simpanlah daging dan ikan di dalam wadah yang tertutup untuk meminimalisir perkembangan bakteri di dalamnya. Jika tidak disimpan di dalam wadah yang tertutup, daging dan ikan cenderung dapat menimbulkan bau pada kulkas serta dapat mengkontaminasi bahan makanan lainnya.

7.    Simpan produk susu dan olahannya dengan benar

Jika senang mengkonsumsi susu instan, sebaiknya belilah susu dalam kemasan botol, bukan plastik maupun karton karena bakteri akan lebih mudah berkembang pada wadah karton sehingga susu yang tersimpan di dalamnya lebih cepat rusak. Sedangkan untuk produk olahan susu seperti keju dan yogurt biarkan tetap berada di dalam kemasannya, jika sudah digunakan jangan lupa untuk menyimpannya dalam wadah tertutup. Khusus untuk keju, bungkuslah menggunakan aluminium foil untuk menjaga kesegarannya.

Dengan menyimpan dan menjaga makanan tetap segar tentunya akan berdampak baik pada olahan makanan yang dihasilkan serta khasiat yang didapatkan. (Baca juga: Kebutuhan Nutrisi Wanita Menopause)

Advertisement

Artikel Lainnya :-D