Berapa Jumlah Kandungan Kalori Roti Gandum?

kalori roti gandumRoti gandum memiliki kandungan nutrisi yang menyehatkan apabila dibandingkan dengan kandungan nutrisi di dalam roti tawar. Selain itu, mengonsumsi roti gandum juga dipercaya dapat menurunkan berat badan sehingga sangat cocok digunakan untuk salah satu menu diet sehat harian.

Sepotong roti gandum dengan ukuran 9 x 9 cm memiliki kandungan kalori hingga 87 Kkal, sedangkan sepotong roti tawar atau roti putih dengan ukuran yang sama hanya memiliki kandungan kalori 50 Kkal. Selain itu roti gandum memiliki kandungan serat sekitar 1.1 gram kemudian serat pada roti tawar hanya terdapat 0.6 gram.

Sudah terbukti kan? Bahwa kandungan di dalam roti gandum sangat menyehatkan karena dapat memenuhi kebutuhan kalori yang dibutuhkan dan dapat memperlancar proses metabolisme di dalam tubuh karena kandungan seratnya.

Para pakar makanan biasa menggunakan skala indeks glikemik untuk mengukur kecepatan perubahan makanan tertentu menjadi glukosa di dalam darah. Semakin tinggi nilai indeks glikemiknya maka, semakin berbahaya karena dapat memicu obesitas serta semua penyakit yang berkaitan dengan penuaan. Kandungan indeks glikemik roti tawar lebih tinggi daripada kandungan indeks glikemik pada roti gandum. Roti tawar memiliki indeks glikemik sebesar 68% sedangkan, roti gandum memiliki indeks glikemik sebesar 59% saja.

Roti gandum yang asli berasal dari gandum utuh tanpa mengandung banyak ragi. Roti gandum memiliki tekstur kasar dan tidak mudah berkembang seperti tepung maida. Roti gandum juga tidak mudah kembali berkembang setelah diremas. Yang perlu diperhatikan adalah roti gandum adalah roti yang mudah basi. Roti gandum tidak bisa bertahan lebih dari dua hari supaya bertahan lama, sebaiknya simpan di dalam lemari es setelah memotongnya. Kemudian, pangganglah ketika ingin mengkonsumsinya.

Sebagai konsumen sangat diwajibkan untuk menjadi konsumen cerdas, karena banyak label roti yang mencantumkan bahwa produknya berasal dari gandum utuh. Hal tersebut tidak menjamin bahwa roti tersebut berasal dari gandum utuh, karena label curang yang selalu mementingkan keuntungan. Banyak label tertentu yang mencampurkan tepung terigu dengan dedak sehingga hasilnya mirip seperti roti gandum pada umumnya.

Kemudian, untuk mendapatkan tekstur yang mirip dengan aslinya label tertentu banyak menggunakan emulsifier. Jumlah tambahan bahan kimia tersebut dapat menganggu kesehatan tubuh bila dikonsumsi secara terus menerus. Oleh karena itu penting untuk mengetahui cara memilih, menyimpan dan mengolah roti gandum dengan benar.  (Baca Juga: Kandungan Nutrisi pada Gandum Utuh )
Advertisement

Artikel Lainnya :-D