Indikasi Episiotomi pada Kala 2

Indikasi Episiotomi pada Kala 2 – Pada kala ke dua, ada masa dimana janin mulai keluar, rasa mulas terkordinir dengan kuat, cepat dan lebih lama yaitu sekitar 2 – 3 menit sekali. Pada saat ini, janin sudah turun dan masuk ke ruang panggul sehingga terjadi tekanan di otot-otot panggul secara reflektoris menimbulkan rasa mengedan (seperti ingin buang air besar) dengan tanda anus terbuka. Ketika mengedan, kepala janin mulai terlihat, kemudian vulva (bagian luar vagina) membuka dan perineum (daerah antara anus dan vagina) meregang.
 
Sumber Gambar:
https://pixabay.com/id/anak-cinta-ibu-kelahiran-337540/
Pasien atau ibu yang melahirkan tersebut akan merasakan tekanan yang kuat di daerah perineum, meskipun perineum bersifat elastis tetapi jika dokter / bidan memperkirakan perlu dilakukan pengguntingan di daerah perineum (episiotomi), maka tindakan tersebut akan dilakukan untuk mencegah perobekan paksa akibat tekanan bayi.

Episiotomo merupakan suatu tindakan operatif berupa sayatan atau penguntingan di perineum yang meliputi, selaput lendir vagina, cincin selaput darah, jaringan pada septum rektovaginal, otot-otot, fascial perineum dan kulit depan perineum.

 INDIKASI

Indikasi dari ibu antara lain:

1.    Fasilitas untuk persalinan dengan tindakan atau dengan menggunakan instrumen.
2.    Mencegah robekan perineum yang kaku atau diperkirakan tidak mampu beradaptasi terhadap regangan yang berlebihan, (misalnya bayi yang sangat besar atau yang disebut dengan makrosomia).
3.    Mencegah kerusakan jaringan pada ibu pada kasus letak / presentasi abnormal (bokong, muka bayi, ubun-ubun bayi yang kecil).
4.    Arkus pubis yang sempit / sangat sempit.

Indikasi dari janin antara lain:

1.    Sewaktu melahirkan janin prematur,  tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya trauma yang berlebihan pada kepala janin.
2.    Sewaktu melahirkan janin letak sungsang (kaki di bawah) letak defleksi, dan janin yang besar.
3.    Pada keadaan dimana ada indikasi untuk mempersingkat kala II seperti pada kondisi gawat janin.

KONTRA INDIKASI

Kontra indikasi episiotomi antara lain: 

1.    Bila persalinan tidak berlangsung pervaginan.
2.    Bila terdapat kondisi untuk terjadinya perdarahan yang banyak seperti penyakit kelainan darah maupun terdapatnya varises yang luas di bagian vulva dan vagina.

Sebelum melakukan semua tindakan ini, dokter / bidan dan semua orang yang menangani pasien harus mengerti tentang apa saja indikasi episiotomy pada kala 2 untuk memperlancar terjadinya proses persalinan. (Baca juga: Cara untuk Menghindari Terjadinya Persalinan Prematur)
Advertisement

Artikel Lainnya :-D