Indikasi CTM 4 mg Tablet

Indikasi CTM 4 mg Tablet – Di negara Indonesia, Chlorpheniramin Meleat lebih dikenal dengan nama CTM yang merupakan salah satu obat anti-histamin dengan efek sedative atau yang menimbulkan rasa kantuk. Di tanah air sendiri, masyarakat lebih sering menggunakan obat ini sebagai obat tidur dibandingkan dengan fungsinya yaitu sebagai anti-histamin.
Obat ini termasuk dalam kategori agen anti-alergi, yaitu histamine (H1 – receptor antagonist). Pada dasarnya obat ini biasa digunakan untuk meredakan gatal-gatal, mata berair, bersin, pilek, hidung atau tenggorokan gatal atau alergi lainnya walaupun banyak masyarakat Indonesia yang sering menggunakannya sebagai obat tidur.

Indikasi CTM 4 mg tabletMeskipun demikian, CTM mempunyai efek penenang yang relatif lemah jika dibandingkan dengan anti-histamin generasi pertamanya. Namun, CTM mempunyai indeks terapetik atau batas keamanan yang cukup besar dengan efek samping toksisotas relatif rendah. Jadi, sebenarnya rasa kantuk yang ditimbulkan setelah penggunaan CTM merupakan efek samping dari obat tersebut kerena berperan sebagai antihistamin yang menghambat pengikatan histamin pada resaptor histamin.

Adapun Indikasi dan kontraindikasinya, adalah sebagai berikut :

Indikasi :

1.     Syok Anafilaktik
2.     Kondisi alergi bersin, gatal, mata berair, hidung atau tenggorokan gatal, dan pilek yang disebabkan oleh hay fever (rinitis alergi) dan alergi pernapasan lainnya.

Kontraindikasi :

1.     Pasien dengan riwayat hipersensitif (memiliki alergi) terhadap obat antihistamin

Setelah mengetahui informasi indikasi CTM 4 mg tablet dan informasi lainnya dari obat ini. Diharapkan bahwa para konsumen tidak lagi mengkonsumsi obat ini sebagai obat tidur karena akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, kecuali jika memang benar-benar dianjurkan oleh dokter untuk dikonsumsi sebagai obat tidur. 

Konsumsilah obat ini sesuai dengan indikasinya, untuk informasi lebih lanjut bacalah di balik kemasannya atau tanyakan langsung kepada dokter atau ahli farmasi yang terpecaya. Demikian informasi yang dapat disampaikan pada artikel kali ini, semoga bermanfaat untuk menambah wawasan dan informasi kesehatan terutama di dunia farmasi dan obat-obatan. Terima kasih karena sudah bersedia mampir untuk membacanya. (Baca juga: Kapsul Pelancar Haid: Harga Obat)

Advertisement

Artikel Lainnya :-D