Keadaan Tubuh yang Berakhir Pada Pengamputasian

Dokter dan petugas medis menghilangkan bagian atau organ tubuh seseorang yang telah mengalami keadaan yang mengkhawatirkan. Biasanya hal ini dilakukan sebagai langkah terakhir akibat adanya sebuah keadaan buruk pada pasien. Bila pengamputasian sudah dilakukan pasti akan berakibat pada kecacatan. Berikut ini akan diberikan informasi mengenai beberapa keadaan tubuh yang akan berakhir dengan pengamputasian.

Keadaan tubuh yang berakhir pada pengamputasian

1.    Gangrene Diabetes

Gangrene diabetes merupakan kondisi dimana seseorang mengalami gangguan syaraf yang membuatnya menjadi mati rasa. Dengan kondisi ini, dan ditambah lagi dengan adanya luka yang sulit untuk mengering maka tim medis akan memutuskan untuk mengaputasi bagian tersebut agar tidak membusuk dan menyebar.

2.    Frostbite

Frostbite atau pembekuan pada organ tubuh seperti di ujung jari, akan membuatnya menjadi mati rasa dan mengalami pembusukkan. Hal ini diperlukan tindakan amputasi agar terhindar dari hal-hal yang buruk.

3.    Kanker Tulang

Kanker tulang merupakan salah satu penyakit berbahaya yang dapat menginfeksi organ lainnya. Penyakit ini dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah sehingga untuk penyembuhannya bisa dilakukan dengan pengamputasian agar tidak menyebar pada organ tubuh lainnya.

4.    Lepra atau Kusta

Bukan menjadi hal yang aneh lagi apabila para penderita penyakit lepra atau kusta mempunyai jari-jari yang tidak sempurna. Hal ini terjadi karena adanya kematian syaraf yang membuatnya tidak dapat merasakan apapun sehingga diperlukan untuk dilakukan tindak amputasi. 

Agar terhindar dari penyakit atau keadaan tubuh yang berakhir pada pengamputasian, sebaiknya tetap jalankan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur dan beristirahat dengan cukup. (Baca juga: Tanda Gangguan Kesehatan yang Dilihat dari Kaki)

Advertisement

Artikel Lainnya :-D