Ciri-ciri Infeksi Telinga pada Bayi

Merawat dan memantau tumbuh kembang bayi merupakan hal yang mengangumkan karena ada saja tingkah laku dan kelucuan mereka yang mengejutkan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan buah hati merupakan hal yang penting yaitu dengan memberikan perawatan sehari-hari sejak dini dan mengawasi perkembangan bayi salah satunya adalah dengan mengenali infeksi pada telinga bayi.
 
Infeksi yang terjadi pada bayi dapat disebabkan oleh virus atau bakteri yang disebabkan oleh cairan yang menumpuk pada bagian belakang gendang telinga. Pada umumnya, cairan tersebut masuk ke telinga bayi melalui tuba eustachius yang menghubungkan telinga pada bagian tengah hidung dan tenggorokan. Jika kondisi dalam keadaan yang tidak menentu seperti mengalami pilek, infeksi sinus maka tabung eustachius akan diblokir dengan sendirinya sehingga cairan menjadi terjebak di dalam telinga bayi yang menyebabkan pertumbuhan kuman.
Ciri-ciri infeksi telinga pada bayi
Image Source: pixabay.com
Kuman akan berkembangbiak secara sempurna sehingga akan memperparah kondisi infeksi dan menimbulkan peradangan di belakang telinga. Bayi yang mengalami infeksi ini akan kesakitan dan seringkali disertai dengan demam. Demam disebabkan karena antibodi menyerang infeksi di dalam tubuh bayi. Jika kondisi ini semakin memburuk maka akan menyebabkan peradangan telinga, gendang telinga memerah dan terjadi ototitis media akut.
Bayi masih yang masih kesulitan untuk berbicara, tentu belum bisa menjelaskan apa yang dia rasakan. Namun, ada beberapa cara mudah untuk mengetahui apabila terjadi infeksi pada telinga bayi :
  1. Apabila bayi sering menarik narik telinga, kemungkinan hal itu menandakan bahwa terjadi ketidaknyaman pada bagian telinga sehingga dapat dilakukan pemeriksaan dini untuk mengetahui penyebab sebenarnya.
  2. Bayi akan cenderung mengalami gangguan kesehatan diantaranya muntah, diare karena adanya infeksi bakteri dan virus yang mempengaruhi sistem pencernaanya.
  3. Bayi yang sudah mendapatkan makanan pendamping ASI aka sering menolak makanan karena nafsu makan berkurang akibat gangguan pencernaan seperti merasa sakit saat menelan dan tidak mau menyusu.
  4. Terdapat cairan kuning atau warna putih yang mengalir di telinga bayi karena adanya lubang kecil pada gendang telinga.
Segeralah bawalah ke dokter apabila buah hati mengalami gejala tersebut yang disusul dengan bau yang tidak sedap pada telinga dan bayi akan sulit tidur karena gelisah akibat rasa sakit yang dialaminya. Selain itu, untuk pencegahannya perhatikan kesehatan dan perawatan telinga bayi sejak dini. (Baca juga: Panduan Memilih Susu Formula untuk Bayi)

Advertisement

Artikel Lainnya :-D